Info Berita dan Pemasangan Iklan

Info Berita dan Pemasangan Iklan Hubungi : 0812 7296 12 11 (WA) Instagram : beritasumsel_com (DM)

Badan Pegel ? Ke sini aja ...


Tarif Jasa Pijat di Panti Pijat Unit Usaha Pertuni Palembang ini cukup terjangkau
BERITA-SUMSEL.COM, PALEMBANG ---Padatnya rutinitas masyarakat kota Palembang, apalagi bagi pekerja yang mengandalkan tenaga dan otot dalam menjalankan rutinitasnya sehari-hari. Terkadang membuat badan seseorang menjadi mudah linu dan pegal. Apalagi saat ini kota Palembang mengalami kemacetan yang cukup parah dampak pembangunan LRT, sehingga bagi pengendara kendaraan khususnya roda empat tentunya lebih mudah capek dari sebelumnya.

Salah satu alternatif untuk menghilang capek dan pegal itu ialah meminta bantuan jasa tukat pijat atau tukang urut. Ada cukup banyak panti pijat yang kini menjamur di kota Palembang. Namun tempat yang akan diceritakan ini dapat dijadikan salah satu pilihannya.

Tempat yang dimaksud adalah Panti Pijat Tuna Netra PERTUNI Palembang. Tak susah untuk mencari tempat ini, yang hingga saat ini masih di Jalan MP. Mangkunegara No. 26 RT. 20 Kelurahan 8 Ilir Kecamatan Ilir Timur II Palembang. Bila Anda dari arah PTC Palembang, ketemu under pas simpang 4 Patal Palembang langsung belok kiri sebelum gapura jalan seduduk putih maka akan langsung ketemu.

Jasa Pijat ditempat ini cukup terjangkau, di Kamar AC biayanya hanya 75.000 rupiah, sementara untuk kamar Non AC (disediakan Kipas Angin) dikenakan biaya 50.000 rupiah. Sedangkan bagi pelanggan yang ingin menjemput dikenakan biaya 75.000 rupiah.

Menurut Yudha (36), salah seorang Pemijat Tuna Netra di sini mengatakan jumlah keseluruhan pemijat ada 50 orang. Mereka bekerja berdasarkan piket yang terdiri dari enam pemijat laki-laki dan dua pemijat Perempuan, dalam satu harinya mereke bekerja dari Pukul 08.00 hingga 22.00 WIB.

Salah satu pemijat di Panti Pijat Tuna Netra Pertuni Palembang
Saat ditanya apakah cukup membiaya kehidupan sehari-hari. "Lumayanlah" ujar Yudha. Menurutnya dalam satu hari piket tersebut ia bisa memijat rata-rata  4-5 orang. Tak harus pada saat hari piketnya saja. Pada hari ini lain bila pelanggaan meminta dirinya, maka ia pun datang ke panti pijat tuna netra itu.

Satu lagi, Pemijat di panti ini menurut Yudha bersertifikat semua. "Jadi jangan ragu bila ingin dipijat karena mereka sudah tahu standar memijat yang baik dan benar, dan dijamin capek dan pegal hilang seketika'", Ujar Yudha dengan gaya berpromosi.

(Muz)

Tidak ada komentar