Info Berita dan Pemasangan Iklan

Info Berita dan Pemasangan Iklan Hubungi : 0812 7296 12 11 (WA) Instagram : beritasumsel_com (DM)

Jangan lagi ada Intimidasi pada Jurnalis !


BERITA-SUMSEL.COM, Palembang - Puluhan wartawan di Sumatera Selatan turun ke jalan berunjuk rasa di depan Markas Polda, Jumat (12/5) dalam rangka menyuarakan dan mendesak jajaran kepolisian agar menindak oknum polisi yang melakukan intimidasi kepada wartawan saat peliputan.
Para wartawan yang tergabung dalam IJTI, AJI, dan PWI ini mengawali unjuk rasa dengan melakukan orasi, membawa spanduk bertuliskan stop kekerasan terhadap wartawan hingga menyampaikan sikap.
Ketua IJTI Sumsel, Sefti Feriansyah, saat menyampaikan orasi meminta agar anggota polisi yang bersangkutan dapat ditindak sesuai hukum yang berlaku, agar hal yang sama tidak terulang lagi.
Seperti diketahui, beberapa waktu lalu tepatnya pada Rabu (10/5) terjadi intimidasi terhadap pers yang dialami Sri Hidayatun, salah satu jurnalis dari media Tribun Sumsel yang juga Ketua Bidang Perempuan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Palembang. Kejadian bermula saat Sri melakukan peliputan, kemudian ponsel milik Sri dirampas oleh oknum Polisi yang mengaku bertugas di Polda Metro Jaya dan oknum polisi tersebut melakukan penghapusan foto dan video yang diambil Sri saat penggerebekan.
Atas kejadian tersebut timbul banyak kecaman dari berbagai pihak, pasalnya oknum polisi dinilai telah mengintimidasi pers dalam melakukan tugas.
Menurutnya, setiap jurnalis dilindungi Undang-Undang saat melakukan tugas peliputan dan Polisi seharusnya menjadi mitra yang baik dan melindungi bukan malah mengintimidasi. Ia berharap agar hal ini diusut tuntas dan oknum polisi tersebut harus diproses juga secara hukum.
Lanjutnya, tindakan oknum polisi tersebut jelas melanggar Undang-Undang Pers dan merupakan tindak pidana. Dalam Pasal 4 Ayat (2) UU Pers disebutkan bahwa terhadap pers nasional tidak dikenakan penyensoran, pembredelan, atau pelanggaran penyiaran.

Tidak ada komentar