Info Berita dan Pemasangan Iklan

Info Berita dan Pemasangan Iklan Hubungi : 0812 7296 12 11 (WA) Instagram : beritasumsel_com (DM)

Aliansi Peduli UKT kecewa hasil audiensi di Kemendikti


BERITA-SUMSEL. COM,  Jakarta - Hari ini (15/8) bertempat di Gedung Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi telah berlangsung audiensi terkait Polemik Uang Kuliah Tunggal (UKT) Semester 9 yang ada di Universitas Sriwijaya.

Adapun perwakilan dari pihak Aliansi Peduli UKT di wakilkan oleh Rahmat Farizal  (Presiden Mahasiswa Unsri), Dedi Satria (Menteri Politik dan Propaganda), dan Ilham Novriadi (Menteri Kominfo). Sementara dari pihak Rektorat Unsri yang hadir ialah Mukhtaruddin, S.E., Ak., M.Si. (Wakil Rektor 2), Dr. dr. Mohammad Zulkarnain, M.Med.Sc. (Wakil Rektor 3), Dr. Febrian, SH., MS (Dekan FH), Prof. Dr. Kgs. Muhammad Sobri, M.Sc (Dekan Fisip). Sedangkan dari DPRD SUMSEL berjumlah 22 orang terdiri dari 16 anggota Dewan dan 6 staff.

Mereka ditemui perwakilan KemenRistek Dikti yakni Prof. Intan Ahmad Musmeinan, Ph.D (Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan), Didin wahidin (Direktur kemahasiswaan), Eri Ricardo Nursal (Kepala Biro Perencanaan), dan Mahmudin (Kepala Bagian Perencanaan Program dan Anggaran).

Dalam Audiensi ini didapatkan beberapa poin penting yang dirangkum sebagai berikut :
1. Dikti menegaskan bahwa sesuai dengan permenristekdikti no 39 tahun 2017 Pasal 5, seluruh Mahasiswa dapat melakukan Penurunan UKT tanpa memandang Jalur Masuk. Jadi Untuk Seluruh Mahasiswa baik Jalur SNMPTN, SBMPTN, USM yang merasa keberatan dengan nominal UKT nya dapat melakukan penurunan dengan melakukan Pengajuan ke Rektorat.
2. Menristek dikti tidak memberikan sikap berkenan dengan di keluarkan nya SK rektor universitas Jakarta, Universitas Lampung dan Universitas Brawijaya, terkait penurunan UKT secara massal jika lebih dari VIII Semester. Ini artinya kewenangan Penurunan UKT di kembalikan kepada Rektor masing-masing Layaknya kampus-kampus lain yang telah menurunkan UKT. Dan Dikti hanya menerima Laporan dari Rektorat.
3. Di akhir Audiensi, Aliansi Peduli UKT menyerahkan Lembar Evaluasi UKT Unsri kepada Dikti selama 4 tahun Sistem ini di terapkan, dan harapan nya Semoga ini menjadi Momentum untuk megevaluasi sistem UKT secara komperhensif di seluruh Indonesia.

Melihat hasil itu, kawan-kawan aliansi peduli UKT sangat kecewa karna aspirasi yang disampaikan berkenaan dengan penurunan UKT semester 9 di Universitas Sriwijaya secara massal tidak terakomodir. Dengan posisi polemik yang begitu besar harapan utamanya ada kebijaksanaan yang diberikan pihak rektorat, mengingat aspirasi ini mewakili ribuan mahasiwa di universitas sriwijaya.

"Apapun hasil hari ini, yang pasti kita sudah berjuang semaksimal mungkin dengan segala upaya yang ada, dimulai dari audiensi sebanyak empat kali, Aksi damai sebanyak tiga kali, aksi Besar-besaran di Kampus dan Di Kantor DPRD Sumsel,  beraudiensi bersama DPRD PROVINSI sumatera selatan, hingga ke Kemenristekdikti hari ini" pungkas Rahmat Farizal,  Ketua Aliansi Peduli UKT (*) 

Tidak ada komentar