Info Berita dan Pemasangan Iklan

Info Berita dan Pemasangan Iklan Hubungi : 0812 7296 12 11 (WA) Instagram : beritasumsel_com (DM)

Paud Melati Terpadu Desa Parit dapat kunjungan Fauziah Mawardi Yahya

BERITA-SUMSEL.COM, Ogan Ilir - Guna menyosialisasikan tentang pentingnya layanan Pendidikan Anak Usia Dini ( Paud) Holisitik Integratif bagi pengembangan anak usia dini sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2013, Wakil Ketua 1 TP PKK Sumsel Fauziah Mawardi Yahya yang juga Ketua Pokja Bunda Paud Sumsel mengadakan kunjungan ke Paud Melati Terpadu di desa Parit, kecamatan Indralaya Utara, kabupaten Ogan Ilir, Selasa (17/11/2020) pagi.

Dalam kunjungannya di Paud Melati Terpadu itu, Fauziah menyampaikan tentang  hak tumbuh kembang anak usia dini yang harus dipenuhi oleh semua pihak yang terkait, agar hak anak dapat diwujudkan.

"Kedatangan kami ke Paud Melati Terpadu ini sebagai langkah kami untuk terjun langsung mengamati perkembangan Paud di daerah. Juga sebagai upaya kami untuk memberikan semangat kepada para tenaga pendidik Paud, agar tetap memberikan layanan Paud holistik integratif bagi anak-anak", kata Fauziah.

Diungkapkan, berdasarkan pengalaman sebelumnya sebagai tenaga pendidik, anak-anak yang tinggal di desa atau pelosok jika di wilayah tersebut tidak ada penyelenggaraan Paud, umumnya anak-anak akan bermain tanpa arah dan tujuan yang jelas.

Oleh sebab itu, jika di wilayah pedesaan atau pelosok terdapat Paud, Fauziah menjelaskan tumbuh kembang anak dapat berjalan dengan baik sesuai dengan usianya.

"Dengan adanya tutor-tutor Paud dan diberikan bimbingan yang baik tentu layanan Paud holistik integratif dapat diwujudkan. Terlebih lagi, apabila pemangku kepentingan dan pihak terkait mau bersinergi seperti Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, BKKBN, dan Dukcapil bersama-sama peduli terhadap perkembangan Taman Kanak-Kanak, dan TPA di seluruh wilayah Sumsel", terangnya.

Jika hal ini terlaksana dan terkoordinasi dengan baik, Fauziah meyakini upaya pengembangan anak usia dini di seluruh wilayah Sumsel bukanlah mimpi belaka.

"Mereka adalah generasi penerus bangsa. Di pundak merekalah perjuangan membangun negeri ini ada, sehingga kualitas generasi masa depan dimulai sejak sedini mungkin", tandasnya.

Kunjungan kerja Ketua Pokja Bunda Paud Sumsel Fauziah Mawardi Yahya ke Paud Melati Terpadu, benar-benar tak disangka oleh Pengelola Paud Melati Terpadu, Rizki Sapriani, ST, M.Pd.

Menurut Rizki yang juga Ketua Himpaudi Ogan Ilir ini, kunjungan tersebut merupakan dukungan moriil yang luar biasa bagi dirinya untuk tetap menyelenggarakan kegiatan Paud bagi anak-anak usia dini di desa Parit.

"Terima kasih atas kunjungannya. Meskipun saat ini masih pandemi, kami tetap berupaya memberikan layanan pendidikan Paud", ujarnya.

Berdiri sejak tahun 2006 dengan hanya 10 orang siswa saja, dan saat ini tercatat memiliki 64 orang siswa, terdiri atas 34 orang siswa TK, dan 12 orang siswa Paud, dengan segala keterbatasan yang ada Paud Melati Terpadu berhasil menjadi Paud percontohan di tingkat kabupaten. Kendati demikian, bantuan nyata dari pihak terkait belum juga dirasakan.

"Selama ini kami mendapatkan bantuan dari dana desa. Hanya saja bantuan nyata seperti pembangunan gedung atau mungkin bantuan untuk penghasilan bagi tenaga pendidik belum ada. Padahal selama ini, Paud Melati Terpadu kerap mendapatkan kunjungan berbagai pihak sebagai Paud percontohan", tuturnya.

Rizki yang biasa disapa bunda Rizki ini berharap dengan kunjungan Ketua Pokja Bunda Paud Sumsel ke lembaga pendidikan yang dipimpinnya dapat menjadi perhatian pemerintah (r*/Aan)



Tidak ada komentar